Bunda, Ini Ideas Produktif Wfh Sambil Mengasuh Anak

Written by Opika on August 11, 2020 in Mencari penghasilan tambahan di tengah pandemi with no comments.

Saat harus bekerja di rumah sambil mengurus anak, Anda seolah dituntut untuk menyelesaikan dua pekerjaan berbeda dalam satu waktu. Waktu luang yang bisa dihabiskan untuk bercengkrama bersama anak dan suami adalah “kemewahan” yang selalu didamba-dambakan oleh para ibu rumah tangga yang sekaligus merangkap sebagai seorang wanita karier. Sebuah studi terbaru yang dilakukan Australian National Universty mengungkapkan demikian. Menurut penelitian tersebut, kesehatan wanita sering diabaikan ketika mereka bekerja penuh waktu. Hal itu dikarenakan para wanita karier masih harus mengurus anak, suami, dan keperluan rumah tangga lagi saat pulang ke rumah. Pada kenyataannya seorang perempuan dapat berkarir dengan baik tidak terlepas dari dukungan suami dan pengertian anak-anaknya.

Suami mengurusi segala urusan laundry, mulai dari memilah baju kotor, mencuci, dan menjemur. Sedangkan saya mengurus dapur, mulai dari mengolah makan hingga mencuci perabotan dan peralatan makan yang kotor. Dulu saya risih apabila rumah belum dipel, sekarang bisa nyapu aja sudah bersyukur yang penting nggak ada benda berbahaya, minyak, maupun air berserakan di lantai. Tentunya ini membuat ibu bisa cepat kembali bermain dengan anak. Meski tidak baik membiarkan anak terus bersama pengasuh, namun bagi ibu yang bekerja hal ini penting. Untuk saat sekarang, bisa saja Mama memberikan mereka kebebasan lebih untuk berinternet atau bermain game, demi mengalihkan perhatian saat mama melakukan video name.

Tentu saja tugas dalam pengasuhan ini akan menjadi ringan jika dilakukan secara bersama-sama dengan tulus dan ikhlas. Kerjasama antara suami dan istri dalam pembagian peran dan pengambilan keputusan akan semakin memperkuat keharmornisan keluarga dan akan berpengaruh pada jiwa dan karakter anak. Suami dan istri perlu membangun kesadaran untuk menyeimbangkan peran dan aktivitasnya dalam menjalankan 8 fungsi keluarga. Dalam menjalankan fungsi keagamaan misalnya, Suami sebagai pemimpin rumah tangga berperan mengajak seluruh anggota keluarga untuk beribadah, selalu bersyukur dan menjadi contoh bagi anak-anaknya. Sementara istri juga berperan mengajak dan mengingatkan anak-anak untuk beribadah seperti mengaji, bersikap sabar dan menanamkan nilai-nilai ethical lainnya.

Bekerja sambil mengasuh

Untuk itu, disarankan agar wanita memilih pekerjaan atau perusahaan dengan jumlah jam kerja yang lebih pendek dari pria. Perusahaan juga diminta untuk mendukung wanita untuk punya kehidupan karier dan keluarga yang seimbang tanpa mengorbankan kesehatan. Selain berkarier, rata-rata mereka masih harus bekerja selama 4,5 jam karena perlu menyelesaikan tugas domestik atau rumah tangga. Sedangkan kebanyakan pria hanya melakukan setengahnya bahkan tidak sama sekali. Hal ini tentu jadi tantangan berat bagi wanita karier yang tetap dituntut menunjukkan performa maksimal di kantor. Solopos.com, BOYOLALI — Bekerja bisa dilakukan tanpa meninggalkan kewajiban mengurus dan memantau pertumbuhan anak.

Kebijakan ini masih akan terus diperpanjang karena pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum bisa diatasi. Kondisi ini mungkin membuatmu bingung membagi waktu antara pekerjaan dengan keluarga. Liputan6.com, Jakarta – Perjuangan orang tua untuk anak-anak mereka tentu tak ada yang menandingi. Hal itu seolah menjadi pengingat kita untuk selalu menyayangi dan menghormati mereka. Di dalam masyarakat, berkembang stigma bahwa wanita yang bekerja di luar rumah dianggap lebih hebat daripada wanita yang bekerja di rumah.

Comments are closed.